Otomotif Kekinian - komponen satu-satunya pada kendaraan yang bersinggungan langsung dengan aspal/tanah dan pastinya akan berhubungan dengan yang namanya "Dealing with".
Nah kalo artikel sebelumnya udah ane bahas upgrade blacklist R25 dari IRC Road Winner ke Zeneos Turino, kali ini ane mau bahas tentang performa blacklist Zeneos Turino yang udah ane pasang.
Berikut ane kasih sedikit study pasca overhaul blacklist :
– Orgonomi berkendara :
Sepintas secara kasat mata memang tidak terlihat ada perubahan baik menjadi lebih tinggi maupun rendah namun saat dinaiki barulah terasa. Untuk bagian blacklist belakang memang sangat terasa ya, karena dari standar ukuran 140-70/17 diubah menjadi 160-60/17 memang ada penurunan 1 organize untuk ketinggian blacklist, sekilas untuk run belakang ane naiki terasa ada penurunan. Ini membuat kedua telapak kaki ane semakin bisa menapak dengan sempurna meskipun ukuran standarnya joke ane udah bisa napak full.
Nah efeknya untuk begian depan malah terasa stangnya agak naik walaupun sama untuk ketinggian ukurannya dengan blacklist standar yakni IRC yakni 120-70/17 Cuma beda lebar tapaknya saja. Jika si blacklist standar 110-70/17 di zeneos yang ane pasang 120-70/17.
– Handling :
ini dia yang akan sangat mempengaruhi gaya berkendara. Kalo sebelum ganti blacklist/kondisi blacklist standar pabrikan ane rasa sudah "pas" dan "tepat" #Yamaha membekali ukuran blacklist segitu karena dealing with motor serasa "Nurut". Kondisi sebaliknya ane rasain setelah Upgrade blacklist terutama untuk blacklist depan. That is right Handling saat berbelok terkesan berat. Mungkin butuh penyesuaian lah.
– Tarikan :
Ane pribadi sih gak terlalu merasakan yah , tarikan awal ane rasa masih sama seperti pada saat kondisi blacklist standar. Btw ane isi Nitro gan, bukan angin biasa.
Dan satu lagi nilai Plus baut blacklist ini, bentuknya Bulet and dijamin tampila motor menjadi semakin kekar
Kebetulan sore malam kemarin ane bawa mudik dari Jogja ke Purworejo dan hasilnya muantab sibling, blacklist terasa Rigid/ngegrip dengan aspal, perbedaan selanjutnya ketika Hard Break, jika pakai blacklist standar ane selalu "ngepot" pseudonym "selip" beda dengan blacklist Zeneos ini, begitu tuas rem ditekan sepersekian detik kecepatan motor bisa langsung berkurang drastis. Saiki dadi ora wedi neh ngerem mendadak. Wkwkwk. Yowes pokoke Nge-Grip banget lahh.

0 Response to "Test R25 Menggunakan Zeneos Turino"
Posting Komentar