Otomotif Kekinian - Salah satu entry otomotif terbesar di Indonesia, terus menggelar berbagai acara untuk memberikan pengetahuan bermutu mengenai berbagai hal berhubungan dengan mobil sembari mempromosikan layanan mereka. Acara television show yang terbaru berlangsung di Buro CafĂ©, Surabaya (10/11) bertajuk '"Eco Driving" – Mau Gak Tekor? Ini Caranya' dengan mengundang para wartawan serta blogger lokal.
Dalam syndicated program, dipaparkan bahwa saat ini unit kendaraan bermotor sudah berjumlah 1 milyar unit, dan pada 2035 diperkirakan meningkat drastis menjadi 2 milyar. Bertambahnya jumlah populasi kendaraan tentunya mengakibatkan berbagai masalah, selain dengan kemacetan yang tinggi, tentunya juga bisa menimbulkan efek rumah kaca. Menghadapi hal tersebut, Indra Prabowo Managing Editor mobil123.com memaparkan bahwa para produsen mobil memang sudah waktunya melakukan pengembangan teknologi untuk mengurangi emisi gas buang, seperti yang dilakukan Nissan dengan menghadirkan mobil listrik Leaf.
Mengenai Edukasi eco driving sendiri dilaksanakan oleh pihak Nissan, yang baik dilaksanakan Sugihendi, Nissan College-Nissan Training Center. Dijelaskannya berbagai hal yang perlu dilaksanakan untuk melakukan Eco Driving dalam rangka mengurangi penggunaan bahan bakar kendaraan. Seperti pengurangan penggunaan AC yang berlebih, cukup separuh tidak perlu di set maksimum, driving conduct, seperti dalam jalan unpredictable, kita harusnya menekan gas secara pelan-pelan, tidak langsung tancap gas, pemantauan tekanan boycott yang sesuai dengan petunjuk dari masing-masing model mobil, untuk mengetahui tekanan boycott yang tepat bisa dilihat dari bagian pintu mobil yang merupakan perjanjian tidak tertulis produsen mobil dalam memberitahu pelanggan seberapa keras tekanan angin boycott mobil serta melakukan servis teratur dan rutin untuk menjaga agar setiap bagian mobil terpantau tetap dalam kondisi prima.
Dikesempatan yang sama, Sugihendi dan Tabloid Otomotif juga menjelaskan bahwa penggunaan bensin untuk mobil, sebaiknya jangan berganti-ganti tipe, seperti seminggu menggunakan pertamax beroktan 92, minggu berikutnya pertalite beroktan 90 ataupun melakukan oplosan memadukan bahan bakar beroktan tinggi dengan oktan rendah dengan tujuan ingin mendapatkan oktan di tengahnya, karena hal tersebut mampu mengurangi umur mesin mobil. Dijelaskannya bahwa mesin mobil sebenarnya sudah memiliki alat untuk mendeteksi seberapa tinggi oktan bahan bakar yang digunakan.
Bila menggunakan bahan bakar oplosan, misal memadukan pertamax turbo dan pertamax, performa mobil di jalan akan naik turun, kadang kencang, kadang berat, hal ini karena sebenarnya meski terlihat tercampur, zat di dalam kedua tipe bensin itu tidak tercampur dan pembakaran tidak berjalan sempurna, kadang kencang ketika pembakaran menggunakan tipe beroktan tinggi, dan terasa berat ketika terjadi pembakaran tipe beroktan rendah.
Eco driving ini dikatakan Sugihendi memberikan banyak manfaat bagi pengguna kendaraan, menghemat biaya pembelian bahan bakar, memperpanjang umur kendaraan da turut serta memelihara lingkungan.

0 Response to "Mobil123 Bersama Nissan Berikan Pencerahan Eco Driving yang Baik"
Posting Komentar